Metro (Grib Jaya Pos) – Pada hari Sabtu, tanggal 21 Juni 2025, bertempat di Halaman Pondok Pesantren Baitul Makmur, Jl. Nusantara Mulyo Asri 16A, Kota Metro, telah dilaksanakan kegiatan Haflah Akhirussanah yang baru pertama kali diadakan, mengingat pondok pesantren ini memang masih baru.
Acara ini dihadiri oleh orang tua santri dan santriwati, tamu undangan, masyarakat sekitar, Forkopimda, bahkan Wali Kota Metro turut hadir dalam acara tersebut.

Yayasan Pondok Pesantren Baitul Makmur yang digagas oleh Bp. S. Ramelan, SH (Ketua DPD Grib Jaya) bersama para panitia pelaksana, berlangsung penuh khidmat serta dihadiri oleh ribuan tamu undangan dari berbagai kalangan.
Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Baitul Makmur, prosesi Takhtiman, sambutan-sambutan, lantunan sholawat Nabi, mau’idhotul hasanah, doa-doa, dan penutupan.

Sambutan disampaikan oleh Gus Zidni Ilman Nafta, S.Pd., Ketua Yayasan Baitul Makmur. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kepada para hadirin bahwa dalam acara ini tidak sepenuhnya disediakan kursi, karena lebih nyaman duduk di tikar secara berjamaah agar suasana kekeluargaan lebih terasa. Gus Zidni juga meminta doa agar Pondok Pesantren Baitul Makmur yang baru berusia satu tahun ke depan bisa mendapatkan izin resmi, agar bisa membuka jenjang pendidikan SMP maupun SMA sehingga tidak perlu lagi menumpang pendidikan formal di sekolah lain.
Sambutan juga disampaikan oleh Pembina Yayasan Baitul Makmur, Dr. H. Kusbani, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa meskipun pelayanan di Baitul Makmur belum maksimal dan masih memprihatinkan, para orang tua tidak perlu khawatir menitipkan putra-putrinya di sini karena pihak pondok selalu berusaha mendidik sebaik-baiknya, baik dalam pelajaran formal maupun ilmu agama. Ia juga bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan masyarakat meskipun fasilitas pondok belum memadai. Di akhir sambutannya, beliau meminta kepada Pemerintah Kota Metro, yang kebetulan Wali Kotanya merupakan jebolan pesantren, agar bisa peduli dan membantu memenuhi kekurangan yang ada di Pondok Pesantren Baitul Makmur.
Wali Kota Metro, H. Bambang Imam Santoso, dalam sambutannya menyampaikan rasa senangnya karena banyak pondok pesantren baru bermunculan di Kota Metro. Hal ini sejalan dengan visi beliau menjadikan Kota Metro sebagai kota yang cerdas, berbasis data, dan religius. Ia juga menghimbau kepada para orang tua agar tidak ragu menyekolahkan anak-anaknya di pondok pesantren, karena selain pendidikan formal, juga mendapat ilmu agama yang akan berguna hingga akhirat. Wali Kota berjanji akan memajukan dan membantu semua pondok pesantren di Kota Metro, termasuk Pondok Pesantren Baitul Makmur, untuk menambah ruang belajar-mengajar.
Mengingat acara ini dihadiri oleh ribuan pengunjung, bahkan ada yang datang dari luar Kota Metro, pihak panitia dibantu oleh pengamanan dari jajaran Kepolisian/TNI, Satpol PP, Banser, serta pengamanan luar dan dalam yang dilakukan oleh ratusan Satgas Grib Jaya.
Di akhir acara, siraman rohani atau ceramah disampaikan oleh Kyai M. Purnomo Shidiq, pengasuh Pondok Pesantren Nahlatut Tholibin, Pekalongan, Lampung Timur. Sampai acara selesai, Ketua Pembina Ponpes Baitul Makmur Bp. S. Ramelan, SH dan Pengasuh Ponpes KH Ahmad Dahlan Rosyid bersyukur karena acara berlangsung ramai, aman, tertib, dan lancar.
(Ariza)
