Lampung Timur, 1 Mei 2025 (Grib Jaya Post) –
Berbagai isu dan tanggapan muncul dari masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial seperti Facebook dan TikTok. Hal ini menyusul terjadinya kerusuhan antara aparat kepolisian dan sekelompok masyarakat yang diduga menggunakan atribut Ormas Grib Jaya di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.
Menanggapi kejadian tersebut, Sekjen DPP dan Ketum DPP Grib Jaya telah mengklarifikasi bahwa para pelaku yang terlibat bukanlah anggota resmi dari Grib Jaya. Namun, jika terbukti ada anggota yang terlibat, mereka meminta agar aparat penegak hukum (APH) menindak tegas para pelaku, termasuk jika ada anggota aktif ormas tersebut. Mereka menegaskan bahwa Grib Jaya bukan ormas yang kebal hukum dan selalu menghimbau agar anggotanya mematuhi peraturan yang berlaku.
Ketua DPC Grib Jaya Kabupaten Lampung Timur, Bung Gustam Heri, juga menyampaikan rasa geramnya terhadap berbagai tanggapan negatif di media sosial akhir-akhir ini. Ia menegaskan bahwa dalam setiap pertemuan dengan anggotanya, dirinya selalu mengingatkan bahwa Grib Jaya bukanlah ormas premanisme.
“Kita selalu mendukung pemerintah pusat maupun daerah, bersinergi dengan TNI/Polri, dan patuh terhadap hukum. Saya tidak akan membela jika ada anggota yang bermasalah dengan hukum. Hukum harus ditegakkan seberat-beratnya,” tegas Bung Gustam Heri.
Ia juga menanggapi isu nasional terkait ucapan Ketum Grib Jaya, Hercules, yang sempat menyindir Purnawirawan Kopassus Sutiyoso dengan pernyataan yang dianggap tidak pantas. Pernyataan itu menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk dari para purnawirawan Kopassus seperti Gatot Nurmantyo, mantan Panglima TNI di era Presiden Jokowi.
“Ucapan tersebut tidak lepas dari pertanyaan wartawan terkait sikap purnawirawan yang meminta Wakil Presiden Gibran untuk mundur dari jabatannya. Namun hal itu seharusnya tidak menjadi alasan untuk melontarkan pernyataan yang menyakiti pihak lain,” ujar Gustam.
Isu ini bahkan telah merembet ke daerah, termasuk ke Lampung Timur, yang mendorong Gustam untuk menyampaikan klarifikasi sebagai Ketua DPC Grib Jaya setempat.
“Saya terus menginstruksikan kepada seluruh anggota saya, dari tingkat DPC, PAC hingga Ranting, agar tidak membawa gaya premanisme dalam berorganisasi. Tujuan kita adalah konsolidasi dan menyatukan pendapat demi kebaikan dan membantu masyarakat,” tegasnya.
Di akhir sesi, Gustam Heri yang akrab disapa “Agus Beken” turut memberikan pesan khusus dalam rangka Hari Buruh Internasional.
“Selamat Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2025.
Untuk kaum buruh, lebarkanlah dadamu, besarkan hatimu, dan berjuanglah sekuat tenagamu.
Keringatmu, kerja kerasmu, bahkan rasa sakitmu adalah bukti baktimu kepada keluarga dan bangsa.
Semoga Allah membalas segala kebaikanmu,” tutupnya.
(Ariza)
